(the story) after two-days travelling

November 30, 2009 arikurniadi 1 comment

Di (sesaat) mataku terpejam.

Dalam sebuah (ketidaksengajaan) tidurku, aku melirik ada seberkas siluet hitam dari balik kursi kereta kala itu. Ya, mereka dua orang keren yang paling berjasa dalam hidupku sampai aku setua ini. Ya, mereka lah mamak dan bapakku.

Sempat terbesit dalam pikiranku kala itu…”biarkan aku berusaha, jangan pedulikan aku lagi karena aku akan berusaha berdiri tegak dengan kakiku sendiri. Jangan pedulikan aku lagi karena aku sedang belajar memikirkan hidupku sendiri dengan kapasitas yang aku milki saat ini. Biarkan aku dan jangan protes dengan apa yang aku simpulkan karena aku sedang berusaha mencari jati diri dengan caraku sendiri, dan apa yang saat ini aku butuhkan hanya lah doa dan ridho darimu. Biarkan aku belajar berjalan sendiri untuk kedua kalinya karena satu yang ingin kulihat dan kudengar dari kalian hanyalah senyum tulus dan ucapan bangga dari kalian atas apa yang aku lakukan meski kadang segala kekonyolan itu membuat kalian menggerutu. Betapapun, biarkan aku menemukan ku dan jalanku. ”

Aku yang sedang belajar untuk menemukan apa dan siapa yang sebenarnya ada dalam diriku. Aku yang sedang gelisah dengan apa yang akan terjadi nanti,tatkala aku benar-benar sudah tidak kalian pedulikan lagi. Aku yang sedang mengais-ngais semua yang aku butuhkan dan mencoba membuat garis hidupku sendiri. Aku yang sedang dalam keadaan buta dan mencoba membuat lampu dengan batu-batu dan kayu yang telah kalian berikan. Aku yang sedang mencoba peka dengan semua yang ada disekitarku dan mencoba mengambil apa yang sedang mereka ajarkan kepadaku. Aku yang sedang mencari dan berusaha mempersembahkan sesuatu yang bisa membuat kalian tenang dengan segala pilihanku dan akan melihat dan menepuk pundakku dengan segala bentuk penghargaan. Jangan pedulikan dan (bismillah) biarkan aku (belajar) berusaha menjadi seperti (dan bahkan lebih dari) kalian!!!!

Teringat, kala aku pamitan Bude menciumku dan bilang…”selamat berjuang cah bagus,cepet nyusul mbak Eka!?” Siap bude tapi untuk yang satu itu biar saya ngantri yang paling bontot aja dee,cari modal sama cari calonnya dulu-kata seseorang.(arc) ^_*

Fin.

Categories: kisah hidup

November 4, 2009 arikurniadi 2 comments

suatu waktu, dia pernah berfikir.

“when it’s time to live and let die. and you can’t get another try. something inside this heart has died. i’m in ruins.” haruskah seperti itu?? jangan. mereka berkata demikian. masih bnyak cerita yg akan dia lewati. dan apakah dia akan tetap bisa bertahan. ya. dia akan dan pasti bertahan. in the name of God, i swear, SEMANGAAAATTTTTT !!!!!!

dan dia harus dan akan tetap bertahan… Godblesshim.

Categories: Shout.ouT

merapi, we did it (again)…

October 28, 2009 arikurniadi 4 comments

We did it (again)…

.merapi101009.

pose(s)pose(s) 2

Entah kenapa kata-kata” kkn” masih menyisakan sedikit ganjalan dibenakku. Kucoba mencari tiap sudut dari bagian dan hitungan hari dan waktu masa itu dan akhirnya kutemukan jika aku kehilangan sesuatu di suatu saat saat itu. Ya, ini, agustus, aku harusnya dimana agustus saat itu. Dan benar aku kehilangan moment hari lahir negeri tercintaku ini. Pait, karena aku harus melewatkan hari itu ditempatku kkn, dan bukan di pucuk-pucuk (manapun) yang merupakan tradisiku yang aku mulai sejak dulu (tahun lalu,hiiii).

Tiga bulan berlalu dengan masih menyisakan satu janji dibenakkku yaitu go to summit (seperti sebuah flyer yang di-dindingkan seseorang di wall ku). Dan kuniatkan untuk melaksanakannya. Nawaitu-aku muncak kawann. Berminggu-minggu kucoba mencari seorang yang kuanggap expert untuk seorang leader. Dan kebetulan kutemukan seorang tetua di kelompok pecinta alam sma ku-pasmaja. Dan tinggal ku cari para bala kurawa untuk semakin melancarkan event ini, kudapatkan satu dua dan tiga, untuk saat itu aku berpikir ‘cukuplah kuota untuk melakukan perjalanan.‘

Hari keberangkatan telah ditentukan beserta para participants, namun tak disangka sang leader berkata bahwa dia tidak bisa karena tuntutan pekerjaanya. Apa dikata, karena niat sudah terlalu kuat untuk dihalangi maka kucari, kucoba menghubungi semua orang yang aku kenal. Beruntung, sekali lagi aku beruntung, kutemukan seorang bahkan dia berkata sanggup untuk menunjukkan jalan gunung yang ak kehendaki namun ternyata dengan syarat harus menunggu masa recovery beliau. Goshh, apa iya harus menunggu lebih lama lagi? Tidaaakkk…

Namun seorang dewi selalu menemani langkahku, fortuna, dan sekali lagi aku diberkati. Dia-second choice leader- menawarkan kepadaku sebuah perjalanan bersama anggota keluarga besar yang sudah sangar familiar dikehidupanku, hancala. Dia berkata akan ada beberapa temannya yang akan melakukan ekspedisi ke merapi. Merapi lagi? Harus bertemu trek yang the expeditorsberalaskan padas sempit berpasir yang sangat mem-plesetkan itu lagi? Oh tidadkk. pikirku. Sesaat kutimbang-timbang bersama sahabat satu-satunya mountainer dikelasku dan seorang pecinta kucing, bukan lagi ranger hitam namun kuganti dengan cataholic” (setuju ndak cing??setuju.hehe). Dan kita sepakat, mangkaattt cing…

Kutemui calon kawan perjalanan dengan mengunjungi markas mereka berharap akan ada perbedaan rencana perjalanan dengan event yang dulu pernah membawaku ke merapi (±tiga bulan yang lalu). Namun ternyata kudapati rencana yang tidak jauh berbeda dengan waktu itu, satu-satunya yang berbeda ialah jumlah personil karena sekarang participants nyahanya akan ada 6-7 orang. We’ll find the different cing…

Hari keberangkatan tiba, jarak antara hari persiapan dengan keberangkatan terpendek yang pernah akan kualami, packing tercepat yang pernah ku lakukan, dan teman perjalanan ter-sedikit yang akan menemaniku. dahsyatt cin. Setelah selesai menanti partnerku menunaikan ibadah kkn nya maka berangkatlah kami dengan rute seperti biasa, tidak ada yang special.

Jam 14.15 tibalah kami dibasecamp itu lagi, dan empat kawan sudah menunggu disana. Dimana yang lain? Tidak jadi katanya. Tak mengapa. Sesaat kami prepare untuk memulai perjalanan. Dan berangkattt…

sunset bray..Sumpah dengan segenap hati, dan mungkin ditambah kondisi persediaan, aku tidak berniat mengambil sebuah gambarpun hingga nanti di pucuk sana, insyaalloh. namun seiring waktu yang sudah semakin gelap dan melirik diufuk barat ada sunset yang cukup mantab dan mendadak sense of model kami dating dan terjadilah. Perjalanan sudah mencapai seperempat dari keseluruhan (sok tau bangett). Usai moment itu berlanjutlah perjalanan kami, setapak demi setapak kami hadapi, dan malam datang. Seluruh barang yang diperlukan kami siapkan dengan terus berjalan.

Suasana tegang pertama kualami, mendekati pos II mendadak kedua paha ku bergetar, tiap kali kucoba meluruskan tetap sama saja tidak bisa. Tak mengerti apa yang sedang terjadi, namun aku berhipotesa bahwa ini pasti karena aku tidak melatih fisikku seperti biasanya sebelum melakukan perjalanan. Aneh, dengan sendirinya hilang dan terima kasih Tuhan aku tidak jadi merepotkan teman-teman. Perjalanan dilanjut dan tidak dinyana “sebuah seperti hujan datang”, kabut basah dan terlalu deras. Namun hanya sesaat dan hanya di point tertentu. Dan berlanjutlah perjalanan kami.me and kawah mati

Suasana tegang kedua terjadi dan baru pertama kualami, tepat ( sepertinya ding..) ditempat yang tadi kukhawatirkan ( yaitu point dimana aku ragu untuk bertemu padas berpasir yang sangat mem-plesetkan td untuk kedua kalinya) kabut tebal datang disertai sangin kencang yang biasa disebut badai, ironi kala cataholic baru mengenal bahwa sesuatu itu adalah badai…hemmm wadezigg. Bahkan sang leader harus bertukar peralatan karena senter karena senter putih tidak tembus kabut, hanya senter kuning. ( fitur baru kui cing..) sekitar lebih dari setengah jam kami terjebak dalam kondisi itu, kalut namun dengan pertimbangan matang maka dilanjut perjalanan dengan antisipasi sebisa mungkin. Sesaat saja point tadi telah terlewati dan sampailah kami di depan kubah puncak bernama “pasar bubrah” dan kami berusaha mencari spot “watu gajah”, namun karena kabut masih menyelimuti kami maka pencarian gagal dan diputuskan untuk berhenti untuk mendirikan dome dan berkawan dengan perut kami. God must be kidding, usai dome kami berdiri dan semua peralatan dapur keluar ternyata kabut hilang dan ditemukan sebuah fakta bahwa jarak camping spot kami sudah sangat dekat dengan kubah puncak, gosh..ternyata God tidak kidding tapi memberi lebih pada kami-lebih dekat dengan tujuan kami yaitu puncak garuda.

Jam 10 pm, semua perut telah terisi dan rumah semalam telah siap disinggahi dan terlelaplah kami dengan ditemani suara tikus-tikus gunung beserta teman-temannya ( yoiyo ngerti lah secara ak sik pinggir dewe, ngasi wesi dome e coklek trus nibani aku barang yo kroso, atis banget e ditambah ditapuki angin barang..komplit pkoke). Tepat jam 4.20 kami bangun dengan semangat untuk menyongsong puncak Garuda, I’m coming…

Kubah, tatanan batu berpasir tanpa jalur yang sangat menantang kami jejakikawah mati pagi itu. Pemanasan untuk mahameru cingg… Tak kusangka ternyata banyak juga pendaki lain yang sedang berjuang menuju garuda,semangaatt… Tepat bersamaan dengan sunrise kami tiba di “kawah mati”. Memang dahsyat. Dan dia (read: sunrise) pun datang, moment paling menyegarkan yang langsung kami manfaatkan. Set sense of model mode : On.  Tak lama, puas dengan sunrise yang seiring beranjak naik, maka naik pula lah kami menuju Garuda. Tak lama berjalan sampailah kami di tempat yang menjadi tujuan kami, Garuda. Memang sangat dahsyat. Seperti tadi, para model kembali beraksi dengan pose andalan masing-masing.

Hingga waktunya turun, maka melangkah lah lagi kami setapak demi setapak menuruni merapi dengan banyak sekali intermezzo yang kami jumpai diperjalanan turun kami seperti

  • sepasang sahabat pendaki tua.
  • segerombolan anak-anak hebat dengan teknik turun mengagumkan salah satunya dengan menyentuhkan badan ketanah untuk mengurangi momentum percepatan. Edan.
  • Kissing in da mountain. Sepertinya ini adalah adegan paling romantis yang pernah kusaksikan. (kowe ra iruh to cingg,telat siy…hhehe)

Dan tepat pukul 12.00 sampai juga kami di New Selo yang dilanjutkan ke basecamp. Bersama lima sahabat – kang Hari, kang Apit the chinese, kang Sigit, mbak Nupus the slow dan siwi the cataholic – maka Ekspedisi Puncak Garuda-Merapi selesai. Alhamdulillah…

.Aufweidersehen.

-a.r.c-

merah putih, my beloved indonesia

Categories: kisah hidup

Merbabu…we are the sweeper.

August 14, 2009 arikurniadi 1 comment

Merbabu…we are the sweeper.

(it was occur on 27th-28th june 2009, hehe…)

Lets cek ge dot wae lah. pemikiran dan harapan indah ini sudah terbayang diotak kanan ku sejak bahkan sebulan sebelumnya. story begun dimana satu hari dimana aku berhasil melakukan kunjungan pertama ke pasmaja sebagai senior.hueekkk..

padahal keinginan untuk menyapa adek2 pasmaja sudah lama namun tak kunjung mendapat kesempatan jua, akhirnya suatu hari tepat sebulan sebelum tgl 27 juni aku berhasil bertemu dengan mereka dan kagetnya pada saat itu mereka sedang membicarakan sebuah acara entitled PENMAS MERBABU yg will have been hold on june 27-28.

Untitled-5Eh eh…betewe kalian pasti bertanya2 apa itu pasmaja. Well sedikit cerita saja, pasmaja itu stands for pecinta alam SMA Jatinom,itu nama sma ku jaman dahulu yang sekarang menjadi SMA Negeri 1 Karanganom Klaten. Ok dulu aku adalah bagian dari mereka tepatnya aku angkatan 17 berjuluk mrutu sewu, dan sepeninggal angkatanku sempat mati namun entah bagaimana bisa mereka hidup lagi hingga sekarang sudah sampai angkatan 22, pokoknya salut buat mereka dah..keren keren!!!

Lanjut lanjut… suatu hari berkumpul lah para rangers untuk membicarakan sebuah event hang out bareng usai final exam, namun terkejutnya tanggal pelaksanaannya sama dengan event penmas ku, dilema, namun aku langsung jujur untuk mengutarakan keinginanku, dan mereka pun menghormatinya.sungguh rangers yang berjiwa besar.hihihi…

Untitled-6Secara event ku berbau gunung2, maka ranger hitam menjadi sedikit tergoda dan mengalami dilema hingga berminggu2 yang akhirnya berujung pada final decision bahwa ranger hitam akan join my event. Ironinya, bersamaan dengan pengakuan itu event hang out rangers ternyata gagal karena sebab yg kurang dipahami, sedih de…jadi merasa bersalah (kata seseorang)

Final exam berakhir dengan sedikit dilema diotak kami, luweh ah…, lalu karena acara untuk join penmas sudah bulat maka kami pun prepare seperti biasa yang dilakukan untuk melakukan sebuah mountaineering. Belajar dari pengalaman sebelumnya maka kami coba untuk lebih baik dari sebelumnya dengan completing our aids. Permulaan menjadi agak rumit karena secara aku belong to alumni dan ternyata ada personil tambahan yang otomatis menjadi tanggunganku, sitik ding, namun tetap saja menjadi a lil bit complicated ditambah kami akan langsung menuju basecamp without bertemu dengan panitia dulu dan harus bersatu dengan laskar lain yang berdomisili di klaten. rak masalah wong senior huek huek…

Pukul 14.00 bertemu di pendopo kesayangan tedjo kesumat, bersatu dengan ranger hitam dan temannya, lalu cabut menuju klaten. Tepat pukul 15.00 kita gathering dirumah pakde bro dilanjut berangkat menuju SELO PASS, dengan sedikit masalah ditengah2 perjalanan karena kancane pakde bro malah ketlisiban ( read: terpisah, being apart) dalan…wuaaa, gebleg. Perjalanan sempat tertunda beberapa dan hampir terlalu lama dan diputuskan untuk melanjutkan perjalanan. Dua jam perjalanan maka sampailah kami di selo dan sekilas terlihat orang yg agak familiar dan ternyata dia yang hilang malah wis nangkring ndisik nang selo…wuaasseeemmm!!!

Untitled-2Tak apa, kami berkumpul dan ternyata kedatangan kami bersamaan dengan rombongan anak2 pasmaja, uakihhh ternyata cingg…45 orang je, iki ndaki opo pindahan ndeso je!!! Dilanjut dengan prepare lahir batin maka dilanjut dengan berangkat menuju base camp terakhir, peserta via feet dan secara kita stranger dan senior via motor, dahsyattt… sampailah dibasecamp pukul 20.00 dan istirahat untuk beberapa-jenak dengan melakukan berbagai macam aktivitas such kramas,jungkatan,  nyetrika, dandan, emange meh fashion show!!!

Adventure begun at 21.30, nah ngene iki sik lumayan wajar siw nek wong munggah nggunung mangkate yah mono iku hehehe, dimulai dengan sedikit briefing untuk membagi menjadi kelompok, yang berujung kekurang-efektifan,namun sudahlah dan finally go go go…eh salah move move move…

Untitled-3

Perjalanan dimulai dengan sangat aneh, soale lagi wae berangkat sudah nge-track banget dalane ki bener ora je.., usut punya usut ternyata memang kami salah jalan. Beuh sapa siy leader e, payah ki. Berjalan berjam-jam dengan melewati track yang sangat dahsyat memaksa kami bekerja sangat keras, secara tim sweeper yang paling bontot ditambah kecepatan berjalan 5 m/jam beuhhh telo selangkah berenti selangkah berenti edan gek berentine nang tempat sik ra enak meneh sial. Derita sweeper. Begitu juga dengan junior2 yang terlihat sangat kepayahan dan sebagian menderita kram kronis, sak akee…

Setelah ngetrack berjam-jam maka ahirnya sekitar pukul 03.00 pagi terpaksa dilakukan penghentian (dadakan) karena memang kondisi sudah tidak memungkinkan,kata mereka. Ironi, tempat berhentinya cuma sebuah jalan setapak dan langsung terlindung oleh semak2 dan yang akhirnya menjadi Untitled-1tempat tidur kami sembari menunggu pagi. Kecuali aku, yang lain terlelap dengan berselimut dingin yang sangat dahsyat. tapi kok aku malah ra nggo jaket ya, edan..

Merem melek kulakukan karena nanggung banget nek dinggo bobok, wong wis jam 4 lebih mosok ya bobok!! Maka kulewati pagi dengan kelip kelp berharap sunrise cepet datang, namun sial usaha ku menunggu sia-sia soale selain ketutupan kabut pun aku madep e (read: menghadap) salah, dengan yakin aku menunggu matahari terbit dari timur tapi ternyata aku madep ngidul, gebleg gebleg…beruntung masih ada sedikit kesempatan menikmati sinar mentari pagi itu. alhamdulillah lumayan.

Untitled-7Sekitaran jam 7 pagi seluruh manusia yang semalam kelelahan sudah bangun dan mengumpulkan tenaga untuk melanjutkan perjalanan dengan berbagai cara masak dsb,kok iso ya pahal dalane kan miring bnget plus ming bisa dinggo lewat seorang tok??!!hhmmm., dan tambah ironi  ternyata setelah ngetrack sekitaran 30 menit kami mencapai dataran yang harusnya bisa dibuat tempat tidur yang nyaman,hualahhh. Sedikit refleksi karena semalam kami tepar di tempat sembarangan berjuluk “mbulak senthe” walhasil semua tools such as dome and SB tidak berfungsi sama sekali, sial sial sial..!!!

Ndak papa, the show must go on..perjalanan dilanjutkan dengan dan mencoba mengumpulkan sisa-sisa semangat untuk menuju puncak kenteng 9. Bukit lembah dilewati dengan susah payah tapi mana puncaknya?? setiap berpapasan dengan pendaki lain kami selalu bertanya dengan pertanyaan yang sama ” kira2 dari sini kurang berapa lama mas lagi ya mas??” dan otomatis mereka menjawab dengan senang hati namun anehnya jawabannya selalu berbeda2 ada yang bilang “udah dekat, habis bukit itu kok mas” ada juga “masih dua lem bah lagi mas, semangat!!” ada juga yang sampai membuat perbandingan antara jarak dengan kecepatan berbanding dengan gender, cewek cowok beda cing…Hhmmm ilmu statistik yang sedikit aneh tapi rasional.

Untitled-14Puing2 semangat terus dikobarkan oleh sang motivator hingga akhirnya sempat hampir putus asa dan hampir untuk melakukan penyerahan semangat, namun sembari beristirahat dan dengan iming2 semu akan puncak yang sudah dekat maka perjalanan dilanjutkan dengan alibi ” wis tekan semene kok nyerah siy, nanggung banget!!” ayok lanjut… perjalanan dilanjut hingga akhirnya, menurut feeling kuatku, tinggal 1 jam lagi menuju kenteng 9 tapi rekan2 tim sweeper ternyata tanpa kuduga menghancurkan semangat membaraku dengan memutuskan untuk give up. Whadehelisit. Oh God, ayo lah…mosok ra kuat siy? tiggal se-jam sumpah nanggung banget nek iki.sumpah sumpah sumpah.

Jam 11.30 ternyata adalah waktu paling mengerikan yang pernah kualami Untitled-15karena seluruh tim sapu-sapu bilang menyerah, kecuali aku, dan akhirnya dilakukanlah ritual sakral tanda mengakhiri sebuah misi yaitu bedah logistik yang mana biasanya ritual ini dilakukan sebagai tanda telah mencapai puncak atau tanda mengakhiri perjalanan. Batin bergejolak, nangis, berontak, nesu, mangkel, tapi mencoba untuk bersabar memahami keadaan dan menerima alasan maka tekadku lumer oleh keadaan. Kata siwi-ranger item 3115 dari 3142, naggung buanget ra kui?? yo iyalah jelas, hufh.

Nawaitu sabar untuk kebaikan semua maka diputuskan untuk menyudahi perjalanan dan turun gunung dengan membawa sejuta perasaan dan pikiran.tuing tuing. “sudahlah, i’ll be back” kata batinku.

Untitled-8Perjalanan turun pun dmulai dengan sebuah peristiwa ngglondornya sang motivator yang berbuah sedikit memarnya lengan beliau, ironi, namun berhasil diatasi dan dilanjutkanlah perjalanan turun itu. Dengan metode quick-count maka diambil kesimpulan bahwa turun memang lebih cepat daripada naik ditambah kami melewati jalan yang benar-benar benar, asyeeemmm. dalane puueeenak buanget teryata, njuk ndek bengi kae judule upu??dasar gebleggg.

Berjalan dari atas mulai pukul 12.30an dan akhirnya sampailah kita dibasecamp lagi pukul 16.30an, separoh dari perjalanan naik yang menyita lebih dari 8 jam perjalanan, gilee gitooo..

Sampai di basecamp, rombongan junior pasmaja sudah bersiap untuk menuju penjemputan dan sebagian telah turun lebh dahulu, tapi tim sweeper tidak terpengaruh karena secara kita bawa motor geto, namun perasaan campur aduk hinggap diotakku. what’s is it?? i dunno, that’s what will makes me return. i promise. Setelah berbenah segalanya maka kamipun bergegas pulang kembali kekehidupan kami yang penuh polusi.

Dan dengan amat sangat menyesakkan maka  petualangan pun diakhiri secara official. Wagu , apik officially closed !!

Thanks God.

Untitled-11

Thanks to Tim Sapu-Sapu.

We are the real sweeper !!

(Arik-Siwi-Sitta-Fitri-Burhan-Burhan’s friend-Mr. Rahmat)

-Selesai-

Untitled-13

Untitled-12

Categories: kisah hidup

refleksi 3

June 26, 2009 arikurniadi 1 comment

Siklus ke-dua petualangan autis ke dunia  air.

-THE SECOND YEAR OF AUTISM-ADVENTURE TO THE WATER WORLD –

(Judul yang agak aneh dan agak rumit, sak karepkuu…)

It’s quite difficult to explain the theory mentioned above.  U must have a requirement at least u know how to be a good autism-adventurer, or u need to read more books that describe a lot about “the way of thinking of autism”. And u will only find those kinds of books in our independent dept. store.  For further information, please call this number +62852281260XX. Hehe koyo nmre presiden direkturku berjuluk shewhymilk the master. Piss!!!

Let me start this telling story session. Assalamu’alaikum wr. wb. Pertama kali dan terakhir kali saya akan langsung  jabarkan bahwa sulit sekali untuk memulai sebuah cerita, jadi maka oleh karena itu akan langsung saya bahas pada pokok bahasanya saja.  Sedikit review untuk tahun lalu bahwasanya acara fantasi dunia air kami ternyata cukup mengejutkan dilihat dari kegagalan yang kami lakukan tahun lalu. Lupakan, nanti saja.

Setelah saya gunakan perpaduan berbagai rumus tentang massa jenis, energy potensial dengan kuadrat energi kinetik dan disetarakan dengan standar deviasi maka hasilnya kejadian diatas benar-benar  berbeda dengan event dua minggu lalu dimana kami rasa cukup sempurna meskipun kami harus melawan keraguan kami di detik-detik sebelum berangkat. Aku ceritakan dulu, disetiap event yang kami buat harus selalu ada yang kami namakan dan kami angkat sebagai presiden event a.k.a the chief of the event.  Sebut saja dia makhluk tomboy  namun cukup pothok yang memprakarsai acara kami dua minggu lalu. Beliau berjibaku dengan berbagai perjuangan dan berbagai macam rintangan, mulai dari jarak yang notabene beliau adalah cross-country student-beliau datang dari Kasunanan solo – belum juga ditambah harus berkutat dengan Bopo (baca:father,dad) yang secara orang tua waras akan tidak mengijinkan anaknya pergi keluyuran tatkala musin hujan seperti ini. Namun entah bagaimana caranya beliau bisa meloloskan diri, apakah mungkin dibantu oleh makhluk penunggu teknik mesin UNY 06 yang bertugas mengangkut beliau dari kediamannya. Haha, pie ya rasane ndadak didukani karo bpke nul ya??!!hehe,piss bro.

Kontak-kontak dan update posisi kami terus lakukan demi menjaga konsistensi sebelum keberangkatan. Katanya siy baru berangkat saja mereka sudah disambut oleh hujan, namun gilaaaa mereka sampai juga dibumi Kasultanan ini dengan selamat dan utuh. Secara tuan rumah, aku berdiam diri mencari petuah guna kelancaran kami untuk selanjutnya dalam melaksanakan operasi ini. Berkumpul dibase-camp yang sudah ditentukan, kami pun berkumpul dan satu awal yang luar binasa bahwasanya aku berhasil membawa carier+doom aids dengan satu motor ditengah guyuran hujan yang sangat hebat bahwa kedua alat yang kubawa tersebut tidak mengalami kebasahan sedikitpun. Yah begitulah satu dari banyak kehebatan yang aku punyai…

Semua suspects sudah berkumpul dan kami pun mengumpulkan keyakinan untuk tetap melakukan perjalanan ini. Dengan wangsit yang aku dapat sebelum berangkat tadi maka kami pun diberkati dan perjalanan di mulai. Meskipun tetap dengan sambutan dan iringan hujan di setiap jejak langkah kami namun dengan semakin memantapkan hati yang berbau-bau pasrah perjalanan tetap berlanjut. Jargon kami, the show Mas  go on!!

7

Setelah berjalan sekitar dua hari satu setengan malam, kami pun sampai ditempat tujuan, meski dengan tujuan yang kurang pasti, namun event kudu sukses demi menuruti sebuah ambisi seseorang. Pertama, kami mencari sebuah masjid demi menuntaskan kewajiban kami sebagai seorang beriman, ha soale tekone pas maghrib, crut!!! Sambil berdoa dalam hati meminta sebuah penerangan( baca: ben udane terang, berhenti) kami pun menunggu dengan sabar, dan akhirnya hujan “terang” juga dan kami putusnya untuk segera mencari tempat guna mendirikan rumah-semalam kami yang pastinya berada tepat di bibir pantai.

Proses pendirian ternyata terjadi begitu cepatnya, ehm ehm ya gmn ya ada sang maestro soalnya !!! Tak disangka dari kejadian itu terlintas dibenakku peristiwa setahun lalu dengan kejadian yang sama persis  dan inilah sedikit quote dari cerita itu;

Tepat dan sama pada bulan maret, tahun lalu kami segerombol adventurer setengah waras melakukan kunjungan ke sebuah pantai, sebut saja Depok Bitch, guna melakukan sebuah observasi tentang “korelasi rasa antara tidur dikasur rumah dengan tidur ditenda di tepi laut”. Dengan bangga kami tetapkan acara tahun lalu adalah GAGAL. Alasannya,1. karena dalam tempo kurang lebih 3 jam kami berusaha mendirikan sesuatu untuk kami jadikan tenda namun baru saja kami sadari bahwa kami tidak membawa tenda utama namun kami hanya membawa mantel tenda saja jadi kami sadari bahwa sekuat dan sepintar apa pun mantel tenda itu tidak akan mungkin bisa didirikan atau berubah menjadi tenda yang disa disinggahi. Dasar bodoh!! 2.Masih ditambah, guyuran hujan yang memaksa kami harus tidur dilapak-lapak. Sungguh kejadian yang memilukan kapok!! Ora ding.

Gebleg pethok garong %$#@^*#& !!! dan sekarang akhirnya tenda berdiri juga, hore hore syalalalala…

3

Kejadian mencekam,huek, terjadi ditengah malam ketika kami bergiliran untuk jaga tenda karena kami shalat isya’. Aku dan dua cecungut perempuan pergi mencari mushola sedang yang satu bertugas menjaga dan mengamankan tenda. Ditengah-tengah sholat aku merasa hapeku berbunyi, sms sms, tak cuek ke wae lha lagi sholat je mosok shalat karo baca sms !!! Baru setelahnya tak baca ternyata berita dari sang penjaga tenda dan berkatalah makhluk itu bahwa air pasang menuju tenda. Ah bullshit pikirku, kami pun nyantai berjalan menuju tenda. Sampainya disana aku baru setengah percaya dengan ditinjukkannya buih air pantai yang terlihat sangat dekat sekali dengan tenda. Dan tiba akhirnya giliranku berjaga karena harus ditinggal mereka mencari sesuatu entah apa itu, namun belum beberapa meter mereka berjalan aku baru percaya bahwa sms dari sang penjaga tenda sebelumnya adalah nyata bahwasanya aku melihat dengan mata mendengar dengan telinga dan berbicara dengan mulutku sendiri ternyata ombake pasang cing!!! Cerak banget karo tendane, dahsyat. Itu artinya kami harus dan segera menjunjung tenda dan mencari tanah baru untuk hidup selama semalam itu.

21

Setelah lelah dengan cerita-cerita ndak mutu dan segala kebodohan itu, lalu diputuskan kami untuk istirahat, namun tak kusangka nang njero dome nang pantai ternyata panas cingg!! Semalam berlalu dengan segala keraguan dan penasaran tentang apa yang terjadi tenda kami dan yang diluar sana namun akhirnya pagi menyapa jua. Berisik, rame banget entah apa yang ada diluar sana namun setelah kubuka pintu dome itu ternyata kami berada ditengah jalan yang ternyata waktu itu parangtritis sedang dipakai untuk tempat syuting sebuah PH yang notabene pastilah banyak lalu lalang para perkap untuk mengangkut segala peralatan yang dibutuhkan dengan segala bentuk alat angkutnya, pantess berisikkk!!!!

Dengan muka-muka innocent karena pastinya kami yang jadi pusat perhatian, huekk, para wisatawan. Kami tetap melakukan fun activities (taking picture, cooking, swimming, diving, climbing, surfing..heleh emang paris keno nggo surping!! )  kami dengan semangat dan khusyuk sekali. Dasar wong edannn!! Dan wis agak(baca:rodo,quite) siang maka diputusnya untuk mengakhiri petualangan semalam kami, yang merupakan sequel kedua dari petualangan Sherina, dengan packing and praying wassalamu’alaikum wr wb dan bergegaslah kami untuk GO HOME!!!

Untitled-25

Categories: ridiCulous

refleksi 1.

May 24, 2009 arikurniadi 4 comments

Suddenly, we planed it.

( disaat lelah usai berpetualang… )

Rabu pagi, angin tiba2 berhembus melewati jendela kamarku yang hanya diam saja tanpa berkata apapun, membiarkanku dan hanya melihatku membolos kuliah pertamaku, ketika itu jam menunjukkan pukul 9.20am, dan aku sebenarnya baru saja terjaga dari tidur (keduaku). Aku dengar ringtone sms yang lirih dan kuambil dan kubaca, ternyata salah seorang dari pasukan maiti-morpin power ranger memberiku sinyal bahwa mereka sedang membutuhkanku sebagai sang penasihat pastinya. Aku beranjak dari kediamanku, berkemas dan menuju tempat dimana mereka sedang bersembunyi dari kejaran para monster.heleh!!

5 menit aku sampai ditempat kejadian perkara yang ternyata ada beratus-ratus orang disana entah apa yang mereka lakukan, namun dalam sadarku ternyata itu adalah kampusku yang tercinta jadi dengan sangat amat terpaksa kuakui bahwa kampus kan tempat kuliah, wajar lah banyak oranggg…dudulzz !!! kucari dan kudapatkan tempat mereka berada, tujuh atau entah berapa tepatnya mereka namun sekilas mereka sedang tampak serius membicarakan sesuatu. Akhirnya sebagai penyelamat aku datangi mereka yang pada akhirnya mereka menjelaskan duduk persoalannya kepadaku dengan sangat ringkas dan agak kurang bisa dimengerti. Diberikannya secarik kertas padaku sebagai barang bukti, kubaca dan kupahami ternyata begundal-begundal itu sedang melakukan voting untuk sebuah rencana dadakan yang bertajuk :

“ Hang-Out Bareng Usai Kuliah Pak Jaka”

“ Asemmm….”. batinku screamed. Namun overall aku sadar bahwa itu adalah ide yang cukup brilian untuk sejenak membuat senang diri kami ditengah-tengah kegiatan yang memang getting busy and busy. Secarik kertas dengan judul “pantai suing on the spot”, kubaca dan membuatku bertanya satu hal yang sangat sakral “ pantai suing ki ngendi ee….??”. lalu dijawab dengan begitu panjang nan lebar dan dapat kuambil kesimpulan bahwa tempat itu terletak di bagian bumi sebelah wonosari GK(read:south mountain). Ciwauuu, kesana lagi hufh. Semoga beda ceritanya dengan yang dulu!!!

Entah apa yang menjadi dasar pemikiran dari event itu dan entah racun apa pula yang telah beredar dalam urat nadi para penghuni rutis* ekslusive blok B, tapi jelas-jelas disana tertera seluruh nama anak-anak kelasku dan semuanya setuju ikut dalam acara itu kecuali ada sekitar 15% yang berhalangan sehingga tidak bisa join that event. Finally, we are, the dunia persilatan, belong together!!!

*rutis : rumah untuk para master autis

Keputusan telah ditetapkan, dan kami menanti hari keberangkatan. Kamis, libur ,tapi bukan untukku dan ian, dan akhirnya berganti jum’at dan kami pun bertemu dalam kuliah estafet dua jam bersama Mr Jaka dalam Madev dan Apling*……yeeee, plokplokplokplok !!! Disela-sela kuliah ternyata ada sebuah berita mengejutkan, ternyata kuliah esok sabtu dicancel. Kami pun terharu mendengarnya, tak menyangka kejadianya akan seperti ini, oh tuhan mengapa ini terjadi… dan rencana pun berubah drastically dari semula yang kami harus bimbang jam berapa kami akan berangkat karena menunggu kepastian kuliah, menjadi kita akan berangkat pagi-pagi sekali, aayyeeee!!! Jumat berlalu dengan indahnya (niatnya mau mengakhiri hari dengan ke kuliah dis-cross anal isis nya mrs dwiY, namun tragis karena hujan turun dengan derasnya yang memaksa kami tidak mengikuti kuliah tersebut yang ternyata memang tidak ada manusia sedikit pun yang datang hehe horehorehore dan kami putuskan untuk melewatkan sore itu untuk mempertajam jiwa ke-autis-an di beranda kantin ungu resto fbs uny)

*MAterial, kuliah yang bikin capek DEV.

*APa itu LINGuistic?

bdoaSabtu pagi datang dan aku bangun very-very early dan aku bergegas berbenah prepare mandi dan sebagainya dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Jam 7.30 yang dijanjikan berangkat menjadi agak molor karena ada hal penting yang harus aku lakukan yang intinya aku yang paling bontot datangnya, hehehe horehore yoben!!! Sekitar jam 8.45 kami pun berhasil berangkat menuju babad tanah leluhur wonosari gunung kidul kesebuah tempat bernama Siung Beach. Perjalanan naik turun bukit lewati lembah selama 2.5 jam pun tidak terasa (yang terasa cuman ngeri, lha lewate hutan terus, mana rumahnya??…) we arrived there in the middle-day-hole, tengah hari bolong,huekk. Panas, namun semua itu segera terbayar dengan scenery yang cukup awesome. Taking pictures lah yang langsung kami lakukan karena itu adalah tujuan dari tujuan kami datang kesana. Berbagai pose dan atraksi dangerous dan mengerikan yang sulit diterima akal sehat pun segera terlintas dibenak anak-anak, dari yang biasa hingga yang biasa lagi dan kesemuanya itu untuk satu tujuan mulia, Ono gambarku cing!! These are the preview, let’s cek-ge-dot….

Untitled-4Untitled-1

Eit (I hate this suck lecture), belum berhenti sampai disini. Satu keahlian lain yang istimewa dariku aku tunjukkan pada saat kepulangan kami dari sana menuju tempat terakhir yang dijanjikan yaitu TejoKesumat. Berangkat pulang paling belakang, tertinggal oleh kawanan, terjebak kampanye PPP, namun dengan sedikit mengadopsi gaya dan kemampuan david dalam film jumper maka dalam sekejap aku sampai di TemPeKhir ( Tempat Pemberhentian Terakhir ) TejoKesumat yang ironinya aku datang paling pertama (berekuivalent negative dari keberangkatan,hehe). This is what we call The Sweeper Change into the Winner. Yes,I am. Hohoho…

-TAMAT-

Untitled-2Untitled-3Untitled-6

Categories: ridiCulous

May 10, 2009 arikurniadi 3 comments

2965 MDPL,

( basecamp-shelter-pos I-pos II-watu gajah-pasar bubrah-puncak )

Pertama kali mendengar berita ini sungguh Tuhan benar-benar sayang pada hamba yang satu ini, disaat batinnya bergejolak maka datanglah pertolongannya. Dimulai saat aku terinspirasi ( tapi asline kepengen+banget ) ditengah-tengah membaca novel 5 cm yang pada bagian-bagian akhir yang kubaca adalah bagian dimana diceritakan bahwa rangers (di novel itu) sedang mendakian ke Mahameru.batinku bergejolak, memohon-mohon bahwa akan ada sebuah event yang akan membawaku kepuncak tinggi dimuka bumi ini dimana pun itu akan aku ikuti.  Beberapa hari setelahnya, benar-benar sebuah miracle, salah satu ranger (kelasku) memberi tahu jikalah kakaknya-ranger kucing- akan mountaineering ke Merapi. Dahsyattttt,Thanks God!!!!

Diawali dengan sedikit keraguan karena memang beberapa hari lalu cuaca tiba-tiba berubah ke musim hujan, ditambah lagi jadwal menyelamatkan bumi kami cukup padat, maka sedikit ragu namun dalam tempo 2×24 jam maka kami dengan segenap hati memantapkan niat tekad dan keberanian untuk berkelana, dan akhirnya we joined that event.

Go go rangers go!!!

Prepare kami lakukan sekenanya namun semaksimal mungkin. Hari keberangkatan tiba, sabtu 2 mei 2009, kami berangkat memisahkan diri dari kawanan yang sama sekali tidak kukenal yang berjuluk MATALA BIOGAMA. Cukup aneh ditelingaku, namun merekalah yang nantinya akan ku jadikan pegangan di atas sana (niatnya). Kami duo rangers berangkat dengan kendaraan MIA yang kuakui memang tangguh untuk jalan menanjak. Berangkat pukul 9.30am ( keberangkatan ke gunung terpagi yang pernah kulakukan,sial.aneh.) perjalanan terlalu biasa karena jalan yang kulewati sudah sangat familiar denganku a.k.a itu jalanan kulewati kalo mau pulang kerumahku.asyeemmmm…

Perjalanan hanya memakan waktu dua jam yang walhasil kami tiba di Selo Boyolali pukul 12.15 ( arrival di gunung tersiang yang pernah kulakukan.sial.aneh ) yang artinya kepagian maaaaassss… karena itulah duo rangers ini kebingungan dengan satu pikiran bodoh melintas dipikiran kami “njuk, meh ngopo iki enake yo siw?”IMG_2324 dan akhirnya kami putuskan turun kebawah lagi dan sebagai insan beriman maka masjid lah tempat berlabuh kami sembari menunggu rombongan yang via bus. Hufhhhh.

Jam 14.00 kami sudah gathering di basecamp dan melakukan prepare fisik dan mental, dan akhirnya –dengan terkejut- aku mendengar sayup-sayup suara disaat aku menunaikan shalat ashar yang bernada “sudah siap semuanya,ayok berangakat!!” haaahhhh…apalah dayaku sebagai peserta bayangan yang ada  hanyalah ngikut,dan jam 15.30 kami pun berangkat ( lagi-lagi. perjalanan naik tersiang yang pernah kulakukan ) semangatttt yok hufh.

naik2 kepuncak gunung...

Pendakian memang hal yang paling awesome, jalan setapak, jurang, ladang, rumput, ranting, keringat, air minum, camdig dan autism dan semuanya itu lah teman perjalanan kami. Namun kian naik kian kurasakan ada sedikit kejanggalan yang kurasakan,kok jarak 10 menit pause ya?? ( rentan waktu berjalan ke istirahat terpendek yang pernah kulakukan ). Setelah ku tanya pada para sesepunya ternyata itu adalah pendakian pertama mereka yang notabene adalah pengurus dan angkatan baru. Woooyeee,yo pantess.ra popo lah.semangattttt meneh.

Medan yang kuakui sangat dahsyat,soale nge-track terus, dan dengan medan datar yang sangat sedikit sekali maka diputuskan-yang tatkala itu pukul 19.00-untuk beristirahat disebuah camping-space kecil yang telah ada sebelumnya. The orange sibuk menyiapkan peralatan, dan ditengah-tengah kegiatan ternyata mereka memutuskan untuk ngecamp di tempat itu. Heh sik bener wae, iki bakal kademen dahsyat sampe pagi pokoke.syalalala…!!!

Dome dan alat masak siap dalam setengah jam, dilanjutkan dengan istirahat. The orange sibuk dengan alat masak mereka dan aku yang tergabung dengan para sesepuh hanya bisa menyetujui dan mengikuti apa yang akan terjadi selanjutnya, dilanjut dengan acara masak-masak dan pukul 21.30an the orange bersiap istirahat. Duengggg!!! Aku dan para leluhur setuju bahwa ini adalah fase istirahat terlama yang kami jumpai,hehehe, tapi kami tidak langsung berlayar seperti mereka namun kami melanjutkan aktifitas dengan membuka sebuah forum yang ternyata forum kala itu malah memperkaya jiwa autis kami-wakil rangers. sesepuh-sesepuh itu ternyata sumpah autis gila, dan kami menyebutnya short autism course bersama mbak Kasput cs.

Jam 23an, karena semua materi telah dikuasai, kami putuskan untuk ikut berlayar. Di tengah-tengah tidur pun aku menemukan sebuah vocab hebat bertajuk “ngglondor” by mas Telo. Dan itu terbesit dimimpiku untuk menerjemahkan dan mengasumsikan arti dan kaidah makna dari kata tersebut. Huuufffhhh. Jam 5an kami terbangun dengan badan yang super segar,jelas lah wong boboke akeh banget, dilanjut dengan prepare dan pastinya hunting sunrise, gak popo lah meski lagi nang telungprapat sik penting photo-photo sunrise-lumayan…!!! Setengah jam kemudian perjalanan dilanjut yang  tinggal menyisakan 1 jam perjalanan, meski begitu track terakhir lumayan menantang karena jalur yang notabene pasir dan batu liar memaksa kami berjalan super hati-hati, salah sedikit saja kanan kiri jurang melambai-lambai. Dengan rahmat Tuhan yang maha kuasa dan dengan didorong oleh keinginan luhur maka sampai lah kami di puncak yang ternyata lumayan banyak manusia disana karena memang malam itu merapi bersahabat dengan kami buktinya tidak ada kabut turun, hujan, dan bahkan angin sangat berteman dengan kami semua malam itu.

terjal dan berbatu..

Kejadian dipuncak memang sedikit diwarnai dengan gejolak kawula tua dan muda yang menjadikannya agak sedikit mendebarkan, namun apa daya wakil rangers bukanlah siapa-siapa dengan tanpa kekuatan ditangan kami, jadi kami putuskan calm down , sok cuek dan autis saja sendiri. Tepat jam 10 minggu pagi kami turun dari puncak dan memang perjalanan turun memang lebih cepat daripada perjalanan naik dan sekitaran jam 1 siang kami sudah sampai dibase camp bawah dan melakukan rutinitas pengisian bahan bakar tubuh dengan makanan seadanya yang bisa dimakan sambil menunggu rombongan yang belum turun, gayane padahal maem-e nasi goreng……!!! Dan akhir dari petualangan kami, pukul 14.30an semua komplit dan diputuskan back to JOGJA,wakil rangers pun pamit bersalam-salaman mengharukan dan kami meluncur sendiri dengan tunggangan MIA-si dahsyat menuju kota pelajar tercinta dengan membawa sejuta kenangan dari pasar bubrah 2965 MDPL.wah kyak puncak merapi de...DSCN3636

MERAPI dahsyat wooyeeeeee!!!!!!!! Salam rimba…

Categories: kisah hidup

-kompibaiktemanarik-

April 14, 2009 arikurniadi 2 comments

KOMPIBAIKTEMANARIK sudah kembali dan siap lagi. . .

so, you guys, bersiap-siap untuk membaca buah tangan terbaikku lagi. kalian memang teman-teman terbaikku, shabat, dan keluargaku yang terbaik forever. hoh? kok koyone familiar de, kaya something yg konon katanya sudah di closet eh closed. ah sudah-sudah jangan diungkat-ungkit lagi. love peace.

power ranger versi K.P.

-they are the ranger before kutuk-ed into human being-

Categories: ridiCulous

-postingan telat 2-

March 9, 2009 arikurniadi 5 comments

“. . .dengan demikian,

ROMBEL,ROMLAN and ROMANTIS have had officially born. . .”

Yogyakarta : (Refleksi) kuliah ELCR pak Ari lah yang dirasa menjadi tonggak awal sejarah terbentuknya genk besar berjuluk ROMANTIS. What the hell are ROMANTIS and its friends?

Let’s ce-ge-dot. . .

Cerita dimulai dari kuliah jam pertama di gedung IKM FBS barat. Kuliah jam pertama memang agak menyakitkan apalagi bagi kami yang memang susah bangun, rela ndak rela dengan semangat mengumpulkan nyawa sambil jalan aku dan beberapa suspects datang kekampus. Suasana tenag pagi hari memang kadang menyenangkan, apalagi pada pagi itu.

Beliau si empu-nya ELCR datang denganpenuh wibawa dan memulai pembicaraan dan menerangkan preface mengenai sebuah kuliah yang kami agak aneh ketika mendengarkan explanation beliau. Tidak ada kata iya ketika beliau melemparkan pertanyaan kepada kami, karena memang tidak ada simpul saraf yang menuju kesebuah pemahaman diotak kami, apa yang beliau talked about kita tidak ada yang mengerti. Aneh. . . dan syukurlah Tuhan mengirimkan wasiat baik kepada bapak kami itu, dan beliau pun bertanya

..” sebenarnya ini kuliah apa siy, kok kalian tidak ada yang bisa njawab??…..”

serentak kami menjawab…….”ELCR paaakkk…!!!!”

Duenggg…muka bapak itu menjadi merah hitam biru campur-campur dengan kulitnya yang coklat sawo mentah, ndak keliatan sebenernya tapi kira-kira begitulah kemungkinannya, bercampur ekpresi yang cukup susah untuk digambarkan entah itu malu, salah tingkah atau apa yang pasti untuk sesaat kelas menjadi seperti pasar dadakan karena ada pertunjukan srimulat dadakan. Edaan, kok malah kuliah SECA 2 iki…hehe, piss pak!!

Suasana berangsur-angsur tenang ketika beliau dengan susah payah menutupi kemaluan(baca:kejadian memalukan) tadi dengan membuat alibi yang cukup sempurna. Pokok bahasan baru dimulai dan kami pun antusias mendengarkan-kelihatannya-karena memang sedari dulu bila kita kuliah dengan bapak yang satu itu menjadi cukup mengejutkan, radong ning (ind:tapi) got a gut mark always.h3

Sampailah beliau pada jurus intermezzonya* yang cukup handal yang tatkala waktu itu membahas topik mengenai masalah akademisi kampus kami yang katanya tidak aka n ada lagi istilah regular non-reguler, karena mulai tahun depan akan diganti dengan satu nama untuk semua reguler. Namun dirasa cukup manampakkan sisi materialistis kampus kami karena nama baru tersebut akan diganti menjadi reguler-bersubsidi dan reguler-non subsidi aka swadana. Bbeeuuhhh…..matre ndak tu,emang BBM?!!!

Bersamaan dan beriringan dengan topik BBM tadi maka merembet ke banyak pokok bahasan yang ndak kalah ndak pentingnya namun berawal dari situ juga lah ada beberapa vocab baru yang kami temukan, satu contoh kecilnya pada saat beliau bertalking-talking tentang sesuatu entah apa itu dan tiba-tiba vocab baru muncul dengan julukan rombel,entah apa itu namun menurut penjelasan beliau yang cukup jayus dan membuat seisi kelas ber-nodding disagree, kata itu memiliki arti rombongan belajar. Huh, tak kira new English vocab,ternyata…!!

Menindak-lanjuti invention yang cukup menakjubkan tersebut maka kami, the people who was sitting down in the very back of d class (dan mempunyai level kesintingan yang sama) tried to make some development dan walhasil dengan sangat cengengesan maka kata-kata baru pun berhasil ditemukan seperti;

ROMBEL:ROMbongan BELajar

ROMLAN:ROMbongan doLAN ,dan

ROMANTIS:ROMbongan ANak-anak auTIS

Dan dengan rahmat Tuhan yang maha perkasa, maka ketiga kata tersebut secara resmi telah ditemukan. Dan kami pun berniat untuk mendaftarkan vocab-vocab baru kami tersebut ke berbagai macam media seperti Oxprot Dictionary,Cambrit Dictionary dan tak kalah hebatnya kami pun ingin mendaftarkan kata-kata tersebut ke Departemen Perbendaharaan Bahasa Dalam Ngeri agar dimasukkan dalam kata-kata resmi bahasa Indonesia dan berharap bisa terdaftar dalam kamus AYeDe-versi baru tata bahasa yang disempurnakan-terbitan terbaru. Aminn…

Hehehe….piss. Salam Autis!!

*Intermezzo : mata kuliah istimewa yang hanya dijumpai apabila kuliah dengan Mr. Ari.

Categories: un.detect

-postingan telat 1-

March 9, 2009 arikurniadi 2 comments

——-ultahe she-why—–

tole-tole kabeh, tak critani yo bab funny experience when we celebtated ultahe mai pren sing arane SHE-WHY

Gile aje gas, dalam semalem aku ngalami empat eh tiga eh mbuh ding aku quite forget je kejadian menggilakan eh menggelikan. berita selengkapnya__

one upon a time,aku di semes prenku sing arane binar. aku bngung ngopo kok mbengi2 dikon nang puskom. usut punya usut ternyata arep ngageti kncane sing jnenge siwi iku mau.

setelah sesaat menunggu, berkumpulah power ranger lengkap dngan ranger putihnya…sing dateng lak yo ming begundal2 pinter klas B such as hesty, metta, ncisz, binar, lupi, iantong, aan, topic, and of course Me.

seraya menunggu jam 12 kita berceloteh ra nggenah denga harapan menyiapkan rencana untuk surprais-nya. Karena kita belong to anak2 pinter, jadi kita banyak mengeluarkan pendapat sing asline ngeri plus ra iso dipahami jan-jane. Lah, dalam forum bebas iku mau ono squad ranger sik ingin mengeluarkan pemikiran hebatnya, tapi gara2 kita sibuk dengan argument kita masing2 jadine pendapate si ranger hesty ndak kita perhatiken. Trus dekne ngerti2 nesu, malah mutung ngomonge, kita2 lak yo bingung what happen???…

sesaat itu juga hesty mutung, mbanting helm neh, ngeri pokoke. Tapi lak yo lucu wong pngene gawe surpres kok malah ndadak nganggo acara mutung kasarung barang. Then, hesty berlari dengan entah apa yang ada dibenaknya. Metta pun akhirnya menyusulnya, meyakinkan hatinya hesty yang sedang galau karena hanya dia yang mengerti sratine hesty, ha iyo lha wong soulmate wiwit kelas 1 sma je.

Jam 12 pun datang, kita power ranger bergegas menuju tempat kose siwi. Dan akhirpun kita tiba, dan sesuai plan topiklah yang akan jadi main characternya, sik jelas saran dari kita semua cuma ngakon dekne improvisasi. Dan selebihnya pd ndelik plus positioning bagi sang cameramen-lupi-.

Three. . .two. . . one. . . roll and actionnn . . . . . .Topic datang, mngetuk pintu trus pura2ne takon mbak2 kose siwi. Agak aneh mgkin mbake mikire, tapi dipanggilkannya juga. Siwi akhirnya keluar dari kamarnya, menemui topik. Dari balik dinding gelap dan berlumut aku, binary, ian, metta plus hesty mengintai dan mendengar topic beraksi.

Diluar perkiraan, ternyata topic malah nyanyi. Gek bocah ki ngopo di kon improve kok malah nyanyi, ncen suarane nggiilani tapi nek dirungokke lak yo tambah njijiki. Siwi curiga, aku dan yg dibalik dinding dike’I kode kon ndelik, whe lah ide ne sopo malah podo mblayu karo nggowo helm e. laky o berisik kae. Dtambah meta sik padet awake lakyo tambah koyo perang nuklir kae.hehehe. . . .

Diluar praduga, malah ono mbah-mbah metu seko omahe karo nesu-nesu ngene iki “whoo lha bocah wes gede-gede, dalan padang koyo ngene kok podo ra wani malah podo mblayu-mblayu”. Ha hesty kan panic njuk malah metu malah ngendikan karo mbahe, padahal tadi kuwi misunderstood laky o malah change into angry. Mbahe malah muni-muni akeh kae, dasar mbahe gembluuuunnngggg!!!!.

Because of this tragedy, siwi ngerti dadine njuk kita give up dilanjutken confession hae. Trus nyumet liline njuk make a wish njuk maem kue ne. Nyammm nyamm. . . enak ha wong ra sah tumbas, sing tumbas mbak’e siwi. Hehehe. . .

Setelah kui selayaknya anak muda yang sedang merayakan ultahe lak yo kita trus metu golek-golek pangan padahal wis jam 01.00 am kae, edan po warung opo sing isih bukak. Njuk kita go out hae dengan formasi motor sedemikian hingga, dan unfortunately driverku si topic. Ha yo ngerti dewe topic kan biasane nggowo motorcross, lha saiki malah dikon ndriveri motor bebek, laky o ngeri kae.

Wallahu a’lam, terjadilah hal yang diinginkan. Tepat nang lampu bangjo mirota kampus ugm, kita para power ranger yang pada saat itu dengan posisi kendaraanku dengan drivernya si topic berada paling depan. Secara mak bedunduk, time-counter yang pada saat kita akan telah sampai diperempatan dalam waktu 5 seconds tiba-tiba berubah dari 34 hijau menjadi 82 merah. Topic lak yo ngeyel kae, trus dekne malah berhenti mandeg nag tengah-tengah prapatan. It was extremely dangerous of course.

Ha si topic mandak’I ngeyel, tak kon ngiwo turn left ora gelem, lurus go ahead yo ora gelem. Nang tengah-tengah in the middle of the highway lak yo ngeri, wis ngono ono mobil neh seko mburi ngklakson2 gitu de…trus meneh kendaraan sing seko wetan kan yo isih lumayan akeh. Ngeri geto, ning topic malah cengengesan, bocah-bocah sing nang mburi lak yo malah podo ngguyu cekakaan tok ora podo ngrewangi. Asem kabeh badjigoerrrrrr. . . . . . . . . .

Dan akhirpun finally, aku iso nyebrang dengan sehat wal afiat walsukur nikmat walladzolin….amiiiin.

Lepas dari jebakan maut, Aku dan driver edan ku menepi ketempat meta dan ncisz yang telah menunggu sembari menanti power ranger lainnya crossing the traffic light. Njuk kita berkumpul menyatukan tenaga, tertawa, dsb njuk kita go on .

Whe lha lagi wae ntes gawe goro2 nang lampu merah, si topic gawe ulah meneh. Dekne mlaku banter banget ora dong aku opo sebabe. Liyane laky o melu kaged ngo kok topic pecicilan mlakune. Njuk tak takoni knp, dekne njawab “lha kae metta nang ngarep dewe sing arep nduduhke tempate.”

Whe lha bocah ki rodo genep iki batinku, ha wong metta isih nang mburi kok di oyak nang ngarep, maksude opo iki. Lak yo tenan, kbetulan nang bangjo terban aku oleh lampu abang sik dewe nang ngarep dewe. Njuk bar kuwi agi metta plus power ranger lainnya teko jejer nang mburiku. Topic lak yo kaged,edan meneh malah isih asking “ lha sing nang ngarep mau sopo? Ha kok metta isih nang kene….?”.Wakakaka, topik gemmmmbluuunngg.

We arrived to the first destination, it was jembatan kali code. Ha neng kono yo mung podo photo-photo ranggenah kae, njuk pada bingung arep maem nandi. Dan akhirnya finally, dengan menimbang, melihat, menghitung dan merasakan, maka we decided to went to the “ANGKRINGAN KOPI JOSS” nag deket stasiun tugu. Bayang pun jam 02.00 am kita masih berharap ada nasi untuk di makan, padahal nek gelem nang malioboro mesti oleh gudeg tapi ngopo ndisik ra ndono wae yo???gemblung gemblung….

Dan disitulah kita sesaat melewati malam ( ulang tahune she-why ) yang full of funny story.

Heppy b’day SIW, wish all d best to you.

Categories: kisah hidup