Sebuah kesempatan yang mempertemukan kami kembali, disela-sela kesibukan yang kini sudah mulai terasa membebani pribadi kami entah dengan kesibukan untuk berbakti pada keluarga, kesibukan karena tugas dan pekerjaan masing-masing atau bahkan hanya kesibukan karena keterpaksaan untuk sekedar perwujudan bahwa memang dia benar-benar ada disebuah lingkungan, dan semua itu lantas tidak menghalangi sebuah moment yang kembali bisa terwujud tahun ini, syawal 1431.
Berawal dan begitu saja terjadi oleh ide seorang kawan, kembali dia mengingatkan akan indah persahabatan, dan akhirnya sebuah pesan moral tersampaikan dengan maksud baik untuk mengajak teman yang lain untuk bertemu kembali. Satu persatu menyambut baik niat itu dan entah apa yang sebenarnya yang menuntun langkah mereka hingga akhirnya kami bisa berkumpul di sebuah tempat yang sama dengan tahun lalu. Kesengajaan yang memang mendadak mereka sempatkan sekedar untuk menengok atau bahkan untuk benar-benar ingin bertemu dengan sahabat lama.
Kekacauan hati yang beberapa hari kurasakan aku coba hilangkan sejenak karena aku berharap moment ini dapat menghiburku untuk beberapa waktu. Berkumpul, bertemu sahabat lama, bercerita tentang kehidupan masing-masing, dan menanyakan perkembangan hidup satu dengan yang lain. Meski hanya beberapa namun sudah cukup untuk menjadi bahan obrolan untuk waktu yang sangat lama. Senang melihat semua masih menjaga rasa bak keluarga seperti dulu, sedih karena mungkin sedikit iri pada pencapaian sebagian yang lain yang sudah dengan bangga merubah status mereka menjadi bukan mahasiswa lagi, mempunyai pekerjaan atau bahkan sudah atau hampir berkeluarga. Huh, memang sudah waktunya jika mereka rasa sudah siap, kami hanya memberi dukungan dan doa semoga bahagia.
Sesaat terhenti disebuah tempat yang sangat nyaman, namun akhirnya hati tergerak untuk menegok teman yang lain yang mugkin sedang berada dipersinggahannya karena beberapa memang sudah mempunyai kewajiban yang lebih dari beberapa yang bisa bertemu kali ini dan akhirnya tak peduli dengan apa yang terjadi kami bergerak perlahan manuju satu persatu tujuan yang mungkin kami bisa singgahi. Satu teman akhirnya menjadi pelengkap perjalanan kami untuk kembali menuju tempat saudara yang lain. Rumah demi rumah kami singgahi dan beruntung kami dapat bertemu dengan yang kami inginkan, teman lama. Berbagi cerita dan kebahagiaan dan kadang harus takjub dengan perubahan yang terjadi pada satu persatu diantara kami yang memang hanya berkesempatan bertemu sekali sepanjang tahun. Yah, sudah layaknya jika kita harus berubah….penampilan dan seharusnya pemikiran. Dan bahkan terselip disela-sela kelakar yang kami perbuat sebuah sebuah pertanyaan untuk apa semua ini? Untuk apa kami kemari?? Mengejar mimpi jawab salah seorang diantara kami.
Bercanda hampir sepanjang hari, memanfaatkan kesempatan yang sedang kami miliki karena dibenak sebagian dari kami berpikir bahwa mungkin esok akan lebih sulit dari kali ini. Benar, untuk hal yang baiknya bahwa tahun depan kami semua harus sudah akan terbebani dengan tanggung jawab bernama pekerjaan, amin. Salah, karena sedikit harapan masih bersisa untuk kita sedikit menyempatkannya lain waktu meski seperti apa.
Mengejar mimpi, mimpi tentang kenangan dimasa lalu, yang baik dan yang sangat buruk sekalipun. Kami mengejar mimpi untuk kembali mengingatnya, mengingat semuanya, berharap semua akan seperti itu, dan berharap semua bisa seperti dulu, menjadi sangat lugu sebelum kami menjadi sangat bijaksana sejauh ini. Berani meminta maaf dan berani menjadi semangat kepada yang lain untuk menjadi lebih baik. Semangat yang akan mengiringi langkah kami sepanjang jalan kedepan, tulus doa yang diberikan, dan semuanya akan menemani dan menyalakan api semangat untuk menjalani tiap babak kehidupan yang sudah membayang tepat didepan mata. Berjuanglah saudara, doakan yang lainnya, kabar baik akan selalu kami nantikan.
-1431,sebuah persahabatan -
